Senin, 18 Februari 2013

Sepenggal Kisah Adam dan Hawa

Mengapa Tuhan menciptakan Hawa? Apakah untuk menemani sang Adam?
Mengapa Tuhan mengambil rusuk Adam untuk meciptakan sang Hawa? Apakah sebagai perwujudan bahwa Hawa diciptakan untuk melengkapi sang Adam? Tapi mengapa kenyataan nya kaum Adam malah jadi ojeg pribadi sang Hawa?
Mengapa salah satu maskapai penerbangan menamai dirinya 'Adam Air' bukan nya 'Hawa Air'? Apakah karena Adam punya burung yang konotasi nya bisa terbang sedangkan Hawa tidak? Diskriminatif sekali.

Adam dan Hawa diciptakan berbeda secara fisik dan sifat. Perbedaan nya secara fisik adalah.... Hmm, kayak nya gausah dibahas aja kali ya? Kebetulan blog gue buka blog mesum, kalo emang mau coba aja ke blog sebelah.. :p

Secara sifat, faktanya pada 'Hawa-hawa' zaman sekarang lebih mengandalkan perasaan sebagai acuan dalam menilai dan bertindak. Mereka tergolong lebih mudah tersentuh pada hal-hal yg sentimentil. Dalam mengambil keputusan, kadang perasaan dapat lebih dominan dan mengalahkan logika mereka. Bener gak sih?

Sedangkan pada kaum Adam lebih menekankan logika dalam berpikir sebagai acuan dalam bertindak. Pada sebagian oknum-oknum kaum Adam yang tidak bertanggung jawab, bahkan mungkin ada yg sampai mengorbankan perasaan, baik perasaannya ataupun perasaan orang lain, dalam bertindak sebagai pengorbanan agar sesuai dalam logika mereka dalam berpikir. Buat cowok yang baca ini, bener gak sih begitu? Bener kan? Kalo salah, mungkin aja lo bukan cowok. Atau mungkin lo tipe cowok keibuan~

Karena perbedaan-perbedaan itulah yang membuat pria dan wanita sering tidak sejalan dalam berfikir dan mengambil keputusan. Si pria harus berhati-hati agar tidak melakukan hal yang dapat menyinggung perasaan wanita, sedangkan wanita harus berhati-hati dalam berhubungan dengan pria agar tidak tersinggung perasaan nya. Dalam hal ini, wanita selalu menjadi pihak yang harus dijaga agar tidak dirugikan. <~ (Edited. Demi menjaga keharmonisan dalam suatu hubungan)

Mengapa wanita selalu berada di dalam posisi yg harus dijaga agar tidak dirugikan? Ya, memang itulah keahlian wanita. Mereka selalu bisa menempatkan diri agar si pria menjadi berada dalam posisi yang serba... Ahh, sudahlah. Menulis ini pun sudah membuat gue jd merasa bersalah.

Karena perbedaan-perbedaan itulah yg membuat pria sering dipusingkan dengan cara berpikir wanita. Dan wanita sering dipusingkan oleh cara berpikir nya sendiri. Mengapa? Karena kami kaum pria memang jarang-cenderung-tidak-pernah berpikir, sehingga sampai-sampai tidak ada yg bisa lawan jenis kami pusingkan tentang cara berpikir kami.

Dengan perbedaan dan segala keribetan nya ini, ada sebagian oknum yang coba bereksperimen dengan mencoba menggabungkan kedua perbedaan menjadi satu dengan cara ganti 'casing'. Yang dulu nya hati Bimbo muka Rambo, berubah menjadi hati Bimbo muka Pingkan-Mambo. Dengan misi menyatukan perbedaan dan mencari jati diri.

Hasilnya?
Mereka dijauhin sesama jenis, di-najis-in sama lawan jenis. Kasian mereka.

Tapi, dari perbedaan sifat antara pria dan wanita itulah yang buat hidup kita gak ngebosenin. Makanya kadang kalo ada orang yang bangga punya pasangan yg sama banget sifat dan kebiasaan nya satu sama lain, gue suka mikir. Kalo misalkan mereka jodoh, mereka harus siap dengan pola hidup yg monoton gitu-gitu aja, karena gak ada hal baru yang menurut Mad Dog di film The Raid 'Kurang greget~'. Tapi semua sih balik lagi ke personal masing-masing.

Sebenernya gak ada yang salah sama perbedaan, karena emang perbedaan harusnya bisa membuat kita saling melengkapi dan mendukung kalau dimaknai dengan positif.

Karena dibalik setiap pria sukses, pasti ada wanita hebat dibelakangnya. Dan dibalik setiap wanita sukses, pasti tidak ada pria bodoh dibalik nya. :hammer:

0 komentar:

Posting Komentar