Apa itu Cinta?
Jika cinta itu putih, mengapa Cintamu bisa mewarnai hari-hariku?
Jika cinta itu tulus, mengapa harus ada pengorbanan?
Jika cinta itu anugerah, mengapa tidak kau buka saja jendelanya agar
'anu'-mu tidak gerah lagi?
Jika Cinta itu buta, mengapa dia tidak bekerja saja di panti pijat
khusus tuna netra?
Jika Cinta itu orang Indonesia, mengapa dia tidak bisa mengucapkan
kalimat "Mana ujyaan.. Becieek.. Gak ada ojiyeek.." dengan benar?
Mengapaaa???!
Banyak perumpamaan tentang Cinta itu sendiri.
Ada yang bilang, cinta itu bagaikan Api. Karena cinta itu bisa
menghangatlan jiwa-mu, tapi ia juga bisa membakar-mu dan lalu
menyakitimu.
Ada juga yang bilang, cinta itu seperti angin. Tidak bisa dilihat,
tapi bisa dirasakan.
Tapi, jika cinta itu seperti angin, berarti orang yang cintanya
bertepuk sebelah tangan pantas disebut orang yg masuk angin. Karena
cinta/angin nya yg tidak tersalurkan menumpuk di badan nya. Hal yg
sia-sia menurut gue, karena cinta/angin yang menumpuk di badan nya
tersebut hanya akan berakhir menjadi kentut. Miris. Menyakitkan.
Jika cinta itu dapat menyakitkan, maka gak heran ada sebutan 'JATUH
CINTA' buat orang yg sedang terbuai oleh karena nya.
FYI, gak ada jatuh yang gak sakit. Contoh nya: jatuh dari motor, jatuh
dari tangga, dan lagu Jatuh Bangun nya Meggy Z.
Yang nge-bedain Jatuh Cinta dengan jatuh-jatuh yang lain nya adalah
jatuh cinta itu rasa sakitnya baru akan terasa belakangan.
Hmm.. Tapi,
rasa sakit bukanlah alasan 'tuk berhenti mencinta. Cinta itu adiktif,
men! Lebih adiktif daripada chiki Chubba rasa balado.
Kita terlahir karena cinta. Kita hidup dengan cinta. Kita hidup untuk cinta.
Lalu, mengapa kita harus takut akan cinta? *eheemp!* *benerin celana*
Sebagai pengamat cinta dan mantan fakir asmara, banyak yang bisa gue
simpulin tentang makna dan fakta dari cinta itu sendiri.
Diantaranya:
Jika cinta itu buta, pantas saja orang yang sedang jatuh cinta suka
saling meraba-raba.
Jika unsur terpenting dari cinta adalah kasih sayang, pantas saja
sekarang jenis kelamin sering di-nomor-dua-kan. *Nah!*
Terlepas dari segala kekacauan diatas, kita harus bisa bersyukur atas
semua cinta yang masih dapat kita rasakan. Mengingat masih banyak nya
fakir asmara, pengemis cinta dan jomblo-jomblo terlantar diluar sana
yang penderitaan nya tidak kunjung diperhatikan dan ditanggung oleh
pemerintah~
someone told me that: Cinta itu bukan sesuatu yang bisa dijelaskan,
tapi cukup dirasakan. (:
Akhir kata, menurut gue, Cinta itu kayak Roaller Coaster.
Kadang kita bisa dibawa berputar-putar bahkan dilempar-lempar ke kiri
dan ke kanan. Tapi justru itulah yang membuat nya menyenangkan.
Kamis, 13 September 2012
Apa Itu Cinta?
9/13/2012
No comments





0 komentar:
Posting Komentar